Lagi ngoprek, buru-buru nulis. Khawatir lupa.
Site administration > Appearance > Course
Nanti dilanjutkan.
Monday, 29 June 2015
Monday, 25 May 2015
Memindahkan Moodle dari Localhost ke Hosting
Mungkin sebagian orang ada yang lebih memilih melakukan konfigurasi Moodle di localhost (di komputer pribadi) dengan beberapa alasan tertentu. Setelah Moodle di localhost siap, langkah selanjutnya adalah mempublikasikannya di hosting.
Nah, tulisan ini menjelaskan langkah-langkah untuk memindahkan Moodle yang telah diinstal di localhost ke hosting. Pada tulisan ini, Moodle diinstal menggunakan xampp pada localhost dan hosting menggunakan cpanel.
Berikut ini langkah-langkahnya:
- Buka folder pada localhost dimana Moodle diinstal. misal: xampp/htdocs/moodle
- Lakukan kompresi seluruh isi dari folder Moodle ke dalam bentuk .tar. Sebenarnya bisa saja menggunakan .zip, namun pada beberapa kondisi tertentu, file format .zip yang cukup besar, ada kemungkinan sebagian gagal diekstrak (inflating). Anda dapat menggunakan 7zip untuk membuat .tar.
- Buka lakukan kompresi folder xampp/moodledata.
- Buka login cpanel anda kemudian masuklah menggunakan akun yang anda miliki.
- Buatlah sebuah database baru.
- Ubah nama (rename) database Moodle yang telah diinstal pada localhost. Sesuaikan dengan nama database yang telah anda buat di hosting.
- Backup database Moodle anda di localhost. Anda dapat menggunakan fasilitas export yang terdapat di phpmyadmin.
- Buka database anda di hosting. Import-lah hasil export database anda di localhost ke database di hosting.
- Upload file .tar Moodle anda ke dalam folder public anda di hosting. Umumnya, jika anda menggunakan nama domain anda, biasanya folder public terletak di /public_html. Namun jika anda menggunakan subdomain, biasanya folder public terletak di /public_html/namasubdomain. Ekstraklah seluruh isi file ke folder tersebut
- Upload file kompresi moodledata anda di luar /public_html.
- Ekstraklah file moodledata anda ke dalam folder moodledata di hosting anda.
- Ubah permission folder moodledata menjadi 777.
- Ubah permission seluruh folder Moodle (rekursif) anda yang terdapat di hosting menjadi 755 dan seluruh file-nya (rekursif) menjadi 644. Anda dapat menggunakan pengaturan permission secara rekursif menggunakan software FTP.
- Ubah file config.php anda yang terdapat pada folder public Moodle anda. Sesuaikan dengan pengaturan yang baru. Berikut ini beberapa pengaturan yang harus diubah:
- $CFG->dbname = 'namaDatabase';
- $CFG->dbuser = 'namaUser';
- $CFG->dbpass = 'passwordDatabase';
- $CFG->wwwroot = 'URL domain/subdomain Moodle';
- $CFG->dataroot = 'pathMoodledata';
- Apabila seluruh langkah-langkah di atas sukses, silahkan akses Moodle anda melalui browser.
Selamat mencoba...!!!
Tuesday, 12 May 2015
Menambahkan Link Menu di Moodle
Alhamdulillah dapat ilmu baru dari pelatihan. Lagi-lagi tentang moodle. Kali ini tentang menampilkan link menu pada template.
Anda dapat menampilkan menu seperti gambar di atas dengan cara sebagai berikut:
Anda dapat menampilkan menu seperti gambar di atas dengan cara sebagai berikut:
- Login ke moodle sebagai admin
- Pilih menu Site administration > Appearance > Themes > Theme settings
- Pada kolom Custom menu items, tambahkan link sebagaimana contoh berikut:
Home|http://sendi.ksi-iptek.com
Registrasi
-Pendaftaran kursus/workshop|http://sendi.ksi-iptek.com/mod/page/view.php?id=6
-Registrasi event|http://sendi.ksi-iptek.com/mod/page/view.php?id=2
- Selanjutnya simpan dan lihat hasilnya
Semoga bermanfaat!!!
Saturday, 2 May 2015
Mengatur Maksimum Upload pada Assignment di Moodle
Alhamdulillah masih punya semangat untuk ngeblog :)
Kali ini tentang pengaturan maksimum upload file pada assignment di moodle. Ada beberapa pengaturan yang perlu disesuaikan agar pengaturan maksimum upload pada assignment dapat dilakukan, yaitu:
- Sesuaikan pengaturan max_post dan max_size pada php.ini.
- Sesuaikan pengaturan maksimum upload pada site policies.
- Sesuaikan pengaturan maksimum upload pada course.
- Sesuaikan pengaturan maksimum upload pada plugin assignment.
Sementara tulisannya singkat dulu ya. Kalau ada yang ingin memberikan komentar, silahkan.
Selamat mencoba !!!
Tuesday, 16 September 2014
Mengatur Maksimum Upload File di Moodle
Langkah-langkah untuk mengatur maksimum ukuran upload file di moodle sebagai berikut:
- Buka file php.ini
- Cari upload_max_filesize
- Ubah nilai maksimum sesuai keinginan. Umumnya, default awal maksimum upload adalah 2MB. Silahkan diubah sesuai keinginan, misalnya upload_max_filesize = 2MB diubah menjadi upload_max_filesize = 8MB
- Setelah langkah poin 3 selesai, masih pada php.ini, carilah post_max_size. Agar pengaturan pada poin 3 dapat berjalan dengan baik, pastikan nilai maksimum postnya lebih besar atau sama dengan nilai maksimum upload.
- Setelah semua langkah di atas selesai, lakukan restart web server.
Selamat mencoba...!
Monday, 15 September 2014
Menonaktifkan HTTPS di Moodle Melalui Database
Alhamdulillah selesai masalahnya......
Baru aja dibuat pusing waktu setting-setting moodle. Saya coba mengaktifkan fitur https login di moodle. Selanjutnya saya coba logout untuk mencoba pengaturannya. Tapi ternyata, moodle saya malah ga bisa diakses loginnya, mungkin karena setting SSL di servernya belum di-set. Al hasil, saya bingung deh.
Selanjutnya saya coba cari-cari di google. alhamdulillah dapat link ini LOCKED OUT. Alhamdulillah saya coba berhasil. Berikut ini langkah-langkah untuk menonaktifkan fitur https di moodle:
- Masuk ke database. Bisa melalui terminal atau phpmyadmin.
- Cari tabel 'config'.
- Jalankan perintah sql berikut: UPDATE mdl_config SET value='0' WHERE name='loginhttps';
- Setelah tahap di atas berhasil dilakukan, selanjutnya hapus semua file yang terdapat pada folder moodledata/cache/cachestore_file/default_application
- Langkah terakhir adalah hapus cache pada browser.
- Kemudian, silahkan mencoba login
Silakan mencoba...!!!
Wednesday, 23 July 2014
Mengaktifkan OPCACHE pada instalasi Moodle 2.7
Maaf nih ga pakai basa-basi karena lagi ngoprek.
Kali ini tentang mengaktifkan opcache pada saat instalasi moodle versi 2.7.
Silakan masuk ke php.ini pada lampp, kemudian tambahkan kode berikut ini pada baris paling bawah (supaya gampang):
Kemudian aktifkan kode zend extension yang terdapat di php.ini
Selamat mencoba!!!
Kali ini tentang mengaktifkan opcache pada saat instalasi moodle versi 2.7.
Silakan masuk ke php.ini pada lampp, kemudian tambahkan kode berikut ini pada baris paling bawah (supaya gampang):
[opcache] opcache.enable = 1 opcache.memory_consumption = 128 opcache.max_accelerated_files = 4000 opcache.revalidate_freq = 60 ; Required for Moodle opcache.use_cwd = 1 opcache.validate_timestamps = 1 opcache.save_comments = 1 opcache.enable_file_override = 0
Kemudian aktifkan kode zend extension yang terdapat di php.ini
Selamat mencoba!!!
Subscribe to:
Comments (Atom)
